PRODUK JASA HUKUM
Kami menawarkan anda beberapa produk jasa hukum
Litigasi · Hukum Perusahaan · Holding Company Apa Itu?
Holding Company Apa Itu?
02 December, 2017
3482
0

Pengelolaan dan pengendalian perusahaan dijalankan dengan banyak metode. Pengusaha memilih metode yang dinilai mudah tetapi ampuh bisa mengontrol perusahaan. Bagi pengusaha yang memiliki banyak perusahaan memilih untuk mendirikan perusahaan induk (parent company), dimana perusahaan induk membawahi beberapa anak perusahaan (subsidiary) yang menjalankan bidang usaha dari perusahaan maupun bidang usaha yang lain. Metode seperti ini dikenal dalam sistem holding company.

Pengertian holding company ialah perusahaan yang menjadi perusahaan utama yang membawahi beberapa perusahaan yang tergabung ke dalam satu grup perusahaan. Melalui pengelompokan perusahaan ke dalam induk perusahaan, dimungkinkan terjadinya peningkatan dan penciptaan nilai pasar perusahaan (market valeu creation). (www.wikipedia.org).

Pembentukan holding company dinilai strategis untuk mengkoptasi perusahaan. Dimana perusahaan induk akan memiliki saham mayoritas pada anak perusahaan. Perusahaan induk pastinya memegang suara mayoritas pada saat RUPS dan menentukan atau mengendalikan direksi. Perusahaan anak menjalankan bisnis dari perusahaan induk dengan sistem pertanggungjawaban yang terpisah.

Menurut Penjelasan Pasal 29 UU No. 1 Tahun 1995 tentang Perseroan Terbatas menjelaskan "anak perusahaan" adalah perusahaan yang mempunyai hubungan khusus dengan perushaan lainnya yang terjadi karena:

  1. Lebih dari 50% sahamnya dimiliki oleh induk perusahaannya;
  2. Lebih dari 50% suara dalam RUPS dikuasai oleh induk perusahaannya; dan atau
  3. Kontrol atas jalannya perseroan, pengangkatan dan pemberhentian direksi dan komisaris sangat dipengaruhi oleh induk perusahaannya.

Dalam sistem holding company adalah pembentukan grup perusahaan-perusahaan, dimana satu perusahaan menjadi perusahaan induk dan yang lain menjadi anak perusahaan. Anak perusahaan tidak memiliki kewenangan yang strategis, hanya menjalankan bisnis perusahaan induk dan tetap dalam kendali atau monitor induk perusahaannya.